Perawatan Pintu Dengan Sistem Geser Agar Selalu Berfungsi Normal

Sliding Door sebagai bagian dari bangunan sudah kian marak digunakan. Tidak saja pada bangunan hunian tapi juga mulai banyak di gedung perkantoran. Pintu jenis ini terdiri dari pintu manual dan pintu mekanis.

Pintu manual adalah jenis yang banyak digunakan pada hunian. Dimana untuk menutup dan membukanya,tetap harus dilakukan secara manual. Sementara pintu mekanis dapat, menggunakan sensor yang membuat pintu dapat terbuka otomatis saat ada orang yang mendekatinya.

Kelebihan menggunakan pintu yang digeser

Menggunakan sliding door pada bangunan memiliki banyak keuntungan. Selain tampilannya yang stylish dan modern, pintu ini juga praktis. Pintu jenis ini juga tidak membutuhkan terlalu banyak ruang. Sehingga pintu jenis ini mampu membuat ruangan tampak lebih luas. Terlebih lagi, ruang di sudut pintu dapat dimanfaatkan untuk menempatkan furnitur atau dekorasi lainnya.

Tentu saja terdapat beberapa perbedaan antara pintu dengan sistem geser dengan pintu konvensional. Diantaranya adalah pada pintu konvensional  menggunakan tuas pintu, tidak menggunakan trek railing, arah terbuka ke dalam ruangan sehingga memerlukan ruang kosong tersendiri. Sementara untuk pintu yang digeser tidak memerlukan tuas pintu, terdapat trek railing untuk menggeser pintu, serta arah terbukanya pintu secara horizontal.

Cara-cara Merawat Yang Tepat

Sebagaimana bagian lainnya pada bangunan dan ruangan, pintu pun harus dilakukan perawatan dengan baik dan benar. Berikut ini adalah cara merawat pintu geser yang dapat dilakukan, apabila ternyata pintu tersebut menunjukkan gangguan atau beberapa gejala kerusakan.

1. Merawat Pintu dengan Railing di Atas

 

Dari sekian banyak masalah yang timbul pada pintu dengan sistem geser dengan railing di atas, salah satu yang paling umum adalah macet. Sehingga menyebabkan sulitnya pintu dibuka atau ditutup. Masalah macet pada pintu yang digeser dapat diselesaikan dengan sedikit perbaikan yang sederhana. Biasanya, masalah ini muncul akibat roda dan sekrup yang mulai longgar.

Baca juga: Cara Memadupadankan Model Gypsum Elegan dengan Desain Interior Rumah

Oleh karena itu, untuk merawat jenis pintu dengan sistem geser ini, diperlukan perawatan untuk rutin mengecek kondisi roda dan sekrup.  Apabila sekrup mulai terasa mulai longgar, segera perbaiki sebelum pintu menjadi macet dan susah digeser.

2. Mencegah Railing Pintu Seret

Seiring waktu, sliding door seringkali mengalami  masalah seret, atau sulit dibuka. Penyebab utama umumnya adalah menumpuknya kotoran pada railing. Terkadang, masalah ini sering kali diabaikan dan dianggap remeh. Namun, sebetulnya sulitnya membuka dan menutup pintu akan terasa sangat menjengkelkan. Apalagi, selain menyulitkan, juga bisa berakibat rasa sakit pada tangan.  Untuk mengatasi railing pintu yang sudah seret, cobalah untuk membersihkannya.

  • Sebelum dibersihkan, pertama-tama copot terlebih dahulu pintu dari railingnya. Dengan cara mengangkat pintu tersebut kemudian buka skrupnya dengan obeng.
  • Setelah pintu dicopot, bersihkan railing yang kotor dengan menggunakan kuas atau sikat hingga semua kotorannya dapat terangkat.
  • Setelah bersih, psang kembali daun pintu tersebut pada posisi semula dan pasangkan kembali skrupnya.

Ada baiknya perawatan ini juga dilakukan sebulan sekali sebelum pintu jenis ini mengalami seret.

3. Mencegah Suara Berisik yang Ditimbulkan Oleh Railing Pintu

Gangguan lainnya pada pintu geser adalah munculnya suara berisik setiap kali pintu dibuka atau ditutup. Cara merawatnya agar hal ini tidak sampai terjadi, adalah dengan membuka dan menutup pintu secara perlahan dan hati-hati. Sementara untuk mengatasi masalah pintu berisik karena frame yang rusak, dapat dilakukan dengan cara memasang benda yang memiliki permukaan empuk seperti busa pada tepi pintu. Sehingga, selain dapat melindungi frame, juga meredam suara yang berisik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *